
| DEWAN PIMPINAN 2007-2010 : | ||
|
Setyanto P. Santosa (Gombong, 9 Agustus 1946) menjadi Ketua Dewan Pimpinan BPPI sejak bulan September 2007. Saat ini disamping menjadi dosen di Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran Bandung, beliau juga menjabat sebagai Komisaris PT. Indosat Tbk. Sebelumnya beliau memegang beberapa jabatan penting antara lain: Sekretaris Jenderal Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (2001-2002), Kepala Badan Pengembangan Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia (2002-2003), Deputi Menteri Negara BUMN (1998-2000), Sekretaris Jenderal Kadin ASEAN (1996-1998), Direktur Utama PT. Telkom Tbk (1992-1996), Direktur Utama PT. INTI (1989-1992), Komisaris Utama PT. Pasific Satelit Nusantara (1993-1997), Komisaris PT. Satelindo (1993-1996), Komisaris Bank Bumi Daya(1998-2000) dan anggota MPR-RI utusan pengusaha (1998-2000). Beliau mendapatkan gelar sarjana dari Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran pada tahun 1971 dan Master di bidang Ekonomi dari Michigan State University, East Lansing, Amerika Serikat pada tahun 1978, Doktor di bidang Ilmu Antar Bidang dari Universitas Gadjah Mada pada tahun 2007. |
|
Drs. PIA ALISJAHBANA |
Pia Alisjahbana (Bondowoso, 26 Juli
1933) Pia Alisjahbana, lulusan Fakultas Sastra jurusan
Inggris th. 1959 sebagai drs. (MA degree). Memulai kariernya di
Fakultas Sastra, Universitas Indonesia. Memimpin Jurusan Inggris
Fakultas Sastra, Universitas Indonesia pada tahun 60’an,
kemudian menjadi Kepala Jurusan Inggris FSUI. Dia mendirikan program
pasca sarjana Kajian Wilayah Amerika dan Pusat Kajian Amerika
dI Universitas Indonesia. Di bidang sosial dia menduduki posisi penting
dari beragam organisasi dalam bidang seni, pendidikan, lingkungan
dan pusaka a.l: Yayasan Gedung Arsip Nasional RI, Yayasan Asih
Budi (sekolah untuk anak2 tunagrahita), American Indonesian Exchange
Foundation (AMINEF), Yayasan Kesenian Jakarta, Yayasan WWF (World
Wild Life Fund), Yayasan Nusantara Symphony Orchestra, Yayasan
Pendidikan Sunda Kelapa, USINDO (US-INDONESIA organization), council
member dari School of Business & Management ITB. Salah satu
pendiri dan anggota Dewan Pimpinan BPPI (Badan Pelestarian Pusaka
Indonesia), anggota pengurus Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia,
International council member dari Asia Society (yang berpusat
di New York). |
|
WAKIL KETUA II |
Rudy Pesik (Singapura, April 2, 1941)
lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) Jurusan Teknik Mesin
dan Teknik Industri. Dia adalah pendiri dan pimpinan lebih dari
70 perusahaan dengan 250 cabang di seluruh Indonesia dan 15
negara. |
|
WAKIL KETUA III |
Hashim Djojohadikusumo (Jakarta, 5
Juni 1954) menjadi Wakil Ketua III
Dewan Pimpinan BPPI sejak bulan September 2007. |
|
SEKRETARIS DEWAN |
|
|
| ANGGOTA DEWAN PIMPINAN 2007-2010 : | ||
BIDANG PUSAKA BERWUJUD/TANGIBLE |
Bambang Eryudhawan (
Tokyo, 25 Desember 1962)
menerima kesarjaaan di bidang arsitektur dari ITB di tahun 1988.
Ia pernah mengajar di Universitas Trisakti (1989-1993 dan 1995-1996),
Universitas Mercu Buana (1995-1997), dan Universitas Bina Nusantara
(1999-2006). Ia terlibat dalam pembentukan Arsitek Muda Indonesia
(AMI) di tahun 1989. Di tahun 1991 ia bersama sembilan orang
lainnya mengikuti USIS-Program on Preservation of Cultural Heritage
selama sebulan. Ia menghadiri National Trust for Historic Preservation
Conference di San Francisco dan melakukan perjalanan pelestarian
ke Santa Fe, New Orleans dan Washington D.C. Di tahun 2003,
ia mewakili Jaringan Pelestari Pusaka Indonesia (JPPI) pada
10th International Conference of National Trust di Edinburgh.
|
|
BIDANG PUSAKA ALAM & KULINER |
|
|
BIDANG ARKEOLOGI |
Daud Aris Tanudirjo (Klaten, 24 Juli 1959), pengajar dan Peneliti Arkeologi di Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Gelar sarjana Arkeologi diperoleh dari Universitas Gadjah Mada, sedangkan Master of Arts dan Doctor of Philosophy dari Australian National University, Canberra. Aktif terlibat dalam pelatihan dan konsultasi di bidang Pengelolaan Sumberdaya Budaya maupun Penataan Museum. Anggota beberapa organisasi profesi antara lain Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia, dan Indo-Pacific Prehistory Association. Pernah menjadi delegasi Indonesia dalam Sidang ke-30 UNESCO World Heritage Committee di Vilnius, Lithuania (2006). |
|
BIDANG PUSAKA TAK BERWUJUD/INTANGIBLE |
Endo Suanda (Majalengka, 14 Juli 1947) dibesarkan
di Desa Cikasarung, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, di mana
sejak kanak-kanak belajar pelbagai seni tradisional. Tahun 1968
masuk akademi tari (KORI/ASTI) di Bandung, yang dilanjutkannya
ke ASTI Yogyakarta (1973-1977), sambil mengajar gamelan dan
tari Sunda, dan menjadi pegawai negeri. Tahun 1977 ia keluar
dari dunia akademis dan pegawai-negeri, untuk aktif dalam dunia
kesenimanan, baik tradisional dan eksperimental. |
|
BIDANG TANGGAP DARURAT PENYELAMATAN PUSAKA DR. EKO ALVARES Z. |
Eko Alvares Zaidulfar ( Padangpanjang, 10 Maret 1965) lulus sarjana muda dari Jurusan Arsitektur Universitas Parahyangan - Bandung, gelar Master of Architecture diraih dari Bandung Institut of Technology (ITB) dan Doktor di bidang Arsitektur dari Universitas Gadjah Mada. Aktif dalam beragam aktivitas pelestarian pusaka, mulai menjadi sukarelawan di Paguyuban Pelestarian Budaya Bandung (1986), Badan Warisan Sumatera (1997), pendiri Badan Warisan Sumatera Barat (2000), berperan penting dalam pembentukan Jaringan Pelestarian Pusaka Indonesia / JPPI (2000), dan akhirnya menjadi anggota dari Dewan Pimpinan BPPI sejak 2007. Memulai karirnya sebagai dosen pada Jurusan Arsitektur Universitas Bung Hatta – Padang, dan pada akhirnya menjadi Ketua Pusat Studi Arsitektur dan Pelestarian Pusaka (PUSAKA), Universitas Bung Hatta. Pencapaian terbesarnya adalah Perencanaan dan Pelestarian terhadap Gedung bersejarah.Dia menjadi Ketua Ikatan Aristek Indonesia (IAI) pada tahun 2003-2007. Dia aktif bekerja untuk berbagai upaya tanggap darurat dan mitigasi Acheh dan Sumatra Barat, dimana dia membentuk PersiapanTsunami di Masyarakat / Komunitas Siaga Tsunami ( KOGAMI) di Sumatra Barat. |
|
BIDANG JARINGAN PUSAKA INTERNASIONAL Drs. FRANCES B. AFFANDY |
||
Frances B. Affandy (USA, 25 Januari 1945) lulus
Baccalaureate degree, di Taipei American School, Republic of
China 1963, dan BA Cultural Anthropology, San Francisco
State University, California, USA 1968. |
||
BIDANG GERAKAN MASYARAKAT PELESTARIAN |
Hasti Tarekat (Semarang, 12 Juli 1966) Hasti
Tarekat memulai keterlibatannya dalam pelestarian pusaka sebagai
sukarelawan Paguyuban Pelestarian Budaya Bandung (PPBB) pada
tahun 1993 dan menjalani program magang di National Trust
of New South Wales, Sydney. Pada tahun 1998 mendirikan
Badan Warisan Sumatra (BWS) di Medan dan kemudian Jaringan Sumatra
untuk Pelestarian Budaya (Pansumnet). Pada tahun 2003 UNESCO
Asia Pasifik memberikan penghargaan “Heritage Award
for Merit” untuk perbaikan sebuah jembatan bersejarah
di Medan yang dipimpinnya. Pada tahun 2004 menjadi initiator
pelatihan peningkatan kapasitas untuk organisasi pelestarian
se-Sumatra bekerjasama dengan Urban Solutions, Rotterdam.
Hasti juga terlibat dalam kegiatan modern Asia
Architecture Network (mAAN) dan International Field
School of Asian Heritage (IFSAH). Hasti melakukan penelitian
mengenai peraturan perlindungan bangunan bersejarah untuk program
pascasarjananya dan memberi kontribusi untuk Ensiklopedia Urban
Culture yang diterbitkan Universitas Yale. |
|
BIDANG PENDIDIKAN & SAUJANA DR. LARETNA T. ADISHAKTI |
Laretna T Adishakti (Yogyakarta, 19 Oktober 1958)
adalah dosen dan koordinator Center for Heritage Conservation
di Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta, Indonesia. Dia juga
seorang pelukis dan praktisi ikebana. Laretna meraih gelar Doktor
dalam bidang Teknik dari Kyoto University, sementara gelar Master
of Architecture diraih dari University of Wisconsin, Milwaukee,
USA. |
|
BIDANG EKONOMI PUSAKA |
Popo Danes (Denpasar, 6 February 1964) memulai
perancangan disain rumah tinggal, vila pribadi dan hotel-hotel
kecil pinggir pantai pada akhir tahun 1980, sebelum lulus dari
Jurusan Arsitektur Universitas Udayana-Bali dengan thesis Ubud
Art Club and Gallery tahun 1991. Dia menjadi anggota Ikatan
Arsitek Indonesia (IAI) sejak 1992. Dengan beasiswa dari The
Rotary Foundation of Rotary International, Popo menjalani program
pertukaran pelajar ke Belanda di tahun1992, dimana dia sangat
terpesona dengan modernisasi Eropa dalam perancangan studio,
museum dan konstruksi. |
|
BIDANG KEMITRAAN & KERJASAMA |
Suhadi Hadiwinoto (Jakarta, 17 December 1941), seorang arsitek lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB). Selama 17 tahun bekerja di Dinas Tata Kota DKI Jakarta, dia memangku beragam jabatan dalam perumahan , fasilitas umum,dan pelestarian kota. Teamnya menyusun kerangka dan arahan untuk wilayah pelestarian Jakarta.Jabatan terakhirnya adalah Deputi Dinas Tata Kota DKI Jakarta. Pada tahun 1985 dia pindah ke Bappeda DKI sebagai Kepala Bidang Infrastruktur dan Perencanaan Fisik. Dia diminta Bank Dunia menjadi Program Koordinator Nasional dari Metropolitan Environmental Improvement Program (MEIP) di Indonesia tahun 1990.Dia bergabung dengan Sektor Pembangunan Kota sebagai Spesialis Kota senior pada 1998. Di Bank Dunia dia fokus pada isu sosial dan budaya, khususnya dalam pengembangan masyarakat dan proses partisipasi dalam pembangunan dan perencanaan kota. Tahun 2003 dia pension dari Bank Dunia, dan dia menjadi lebih aktif di NGO. Tahun 2000, Suhadi bersama-sama teman-teman dari beragam organisasi lokal dari berbagai daerah membentuk Jaringan Pelestarian Pusaka Indonesia (JPPI).Tahun 2004 BPP dibentuk, Suhadi terpilih sebagai Direktur Eksekutif pertama periode 2004-2007. |
|
BIDANG KEBIJAKAN & PERATURAN PELESTARIAN
|
Widya Wijayanti (Magelang, 16 September 1953),
arsitek dan perencana kota dan wilayah terdaftar (bersertifikat).
|
|
BIDANG SEJARAH ARSITEKTUR |
Yuswadi Saliya (Bandung, 15 June 1938)
lulus sarjana Arsitektur dari Institut Teknologi Bandung (ITB),
1966; Master of Architecture dari Hawaii,1975; dan gelar
Doktor dari ITB, 2005. |
|
| BADAN PELAKSANA 2007-2010 : | ||
DIREKTUR EKSEKUTIF |
Catrini Pratihari Kubontubuh (Denpasar, 26 January 1972) lulus dari Institut Teknologi Bandung – Indonesia (1995, Sarjana Teknik Perencanaan Kota dan Wilayah) dan Universitas Katholik Leuven – Belgia (1997, Master Arsitektur di bidang Permukiman). Ia aktif dalam aktivitas penelitian di Pusat Penelitian ITB selama 1997-1998, menjadi dosen di Universitas Bung Hatta Padang dan dosen tamu di beberapa perguruan tinggi lokal dan internasional. Ia memiliki ketertarikan kuat dengan kegiatan pelestarian pusaka yang ditunjukkan dari keseriusannya membidani terbentuknya beberapa organisasi pelestarian di Indonesia seperti Badan Warisan Sumatera Barat (1999), Bali Kuna Heritage Society (2000), Bali Heritage Trust (1999), Jaringan Pelestarian Pusaka Indonesia / JPPI (2000), dan Badan Pelestarian Pusaka Indonesia / BPPI (2004). Sejak pembentukan BPPI dia menjadi Sekretaris dari Dewan Pimpinan, dan terpilih menjadi Sekretaris Eksekutif pertama periode 2004-2007. Saat ini dia dipercaya sebagai Direktur Eksekutif BPPI periode 2007-2010, Catrini saat ini bekerja sebagai konsultan di Bank Dunia Jakarta pada sektor Sosial khususnya menangani program pelestarian pusaka serta program partisipasi masyarakat dan kreativitas budaya lainnya. Pada akhir tahun 2007 dia menerima penghargaan sebagai satu dari sepuluh “Most Indonesian Inspiring Women” untuk pengabdiannya selama 10 tahun di dunia pelestarian. |
|
KOORDINATOR BIDANG INTERNAL |
Eunike Prasasti (Jakarta, 25 May 1968) lulusan
Arsitektur dari Universitas Indonesia tahun 1992. Sebelum
bergabung dengan BPPI, ia telah bekerja sebagai arsitek dan
interior desainer di beberapa perusahaan antara lain, PT Matahari
Putra Prima, PT Utama Tiga Diharja, PT Graha Cipta Interindo
dan Studio Design Consultant. |
|
KOORDINATOR BIDANG EKSTERNAL |
Virginia Rusli (Jakarta, 12 July 1969) lulus
dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Parahyangan.
Dia meraih gelar master bidang Psikologi Olahraga dari Universitas
Indonesia. |
|
DEWAN PAKAR 2007-2010
Dewan Pakar terdiri dari para Ahli dari berbagai disiplin ilmu. yang bertugas memperkuat pemikiran tentang integrasi dan efektifitas kerangka pelestarian di Indonesia :
Prof. Johan Silas; Prof. Timbul Haryono; Prof. Sandi Siregar; Prof. Supanggah; Prof Danisworo; Prof. Paulus Wirutomo; Prof. Budhy Tjahyati ; Prof. Gunawan Tjahjono; Prof. Eko Budihardjo; Prof. Mundardjito; Prof. Sentot Suatmadji; Dr. Dibyo Hartono; Dr. Ir. Jo Santoso; Dr. Jusna M. Amin; Dr. Ir. Bakti Setiawan; Dr. Ir. Wicaksono Sarosa; Dr. Djauhari Sumintardja; Dr. Ir. Widjaja Martokusumo; Dr Ning Purnomohadi; Drs. Hari Waluyo M.Hum; Drs Hari Untoro Dradjat MA;Budi Lim Dipl Arch; Ir. Budi Sukada Msi; Ir. Tuti Purwani MSi; Dr. Ir. Harastuti; Ir. Meta Sekar Pudjiastuti MSi; Ir. Sugeng Gunadi MLA; Ir. Soehardi Msi; Drs. Eka Budianta; Drs. Lucia Dhamayanti; Drs. Suwati Kartiwa MSc; Ir. Adhimursid; Ir Arya Abieta MSi; Drs Junus Satrio MHum; Ir. Hengki Hermantoro MSi; Ir. Pingki Pangestu MTCP; Timoticin Kwanda BSc, MRP; Ir. Nirwono Yoga MLA; Ully Hary S. Rusadi; Ir, Catur Kukuh; Ir. Titi Handayani MArch; Ir. Sri Hadiarti Msi; Ir. Ella Ubaidi MSc; Drs Tantyo Bangun; Ir. Rai Pratadaja; Irawati Batangtaris; Sasmiyarsi Sasmoyo; Sudarmadji Damais*
*: to be confirmed
KELOMPOK KERJA
BPPI memiliki Kelompok Kerja dalam pelaksanaan detail pelestarian. Terdapat beberapa bidang minat yang difasilitasi oleh anggota Dewan Pimpinan.